Tanaman Pertama China yang Ditumbuhkan di Bulan Layu dan Mati

Nathania Riris Michico
Bibit kapas ini mati ketika suhu malam hari turun serendah -170 derajat Celcius. (Foto: Supplied by China National Space Administration)

Meski astronot menumbuhkan tanaman di Stasiun Luar Angkasa Internasional di masa lalu, percobaan China ini merupakan yang pertama kali dilakukan di Bulan.

Ini menimbulkan tantangan bagi para ilmuwan, yang ditinggalkan dengan tebakan bagaimana cara terbaik mengatur tabung "biosfer" mereka, untuk membantu tanaman mengatasi kondisi Bulan.

"Kami tak memiliki pengalaman seperti itu sebelumnya. Kami tak bisa mensimulasikan lingkungan Bulan, seperti gravitasi mikro dan radiasi kosmik, di Bumi," terang Xie.

Bibit kentang, bibit bunga rapeseed, dan telur lalat buah juga berada di dalam tabung tertutup dari percobaan itu.

Para ilmuwan berharap benih akan tumbuh dan membentuk ekosistem mikro di mana tanaman akan memberikan oksigen ke lalat buah, yang kemudian akan menghasilkan karbon dioksida yang diperlukan untuk berlangsungnya fotosintesis.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
25 hari lalu

Studi di Jepang Teliti Kualitas Udara saat Tembakau Dipanaskan, Ini Hasilnya

29 hari lalu

NASA Ungkap Fakta Mengejutkan: Api Kebakaran Indonesia Menyala di Bawah Tanah dan Sulit Padam

29 hari lalu

Miris! NASA Rilis Foto Indonesia dari Satelit, Kabut Asap Karhutla Selimuti Semua Wilayah

2 bulan lalu

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Bikin Sebagian Dunia Gelap Gulita, Catat Jamnya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal