Tanggapi Laporan soal Iran, Trump: Intelijen Harus Kembali ke Sekolah!

Nathania Riris Michico
Presiden AS Donald Trump. (Foto: AFP)

"Ketika saya menjadi presiden, Iran membuat masalah di seluruh Timur Tengah, dan dan lainnya. Sejak mengakhiri Kesepakatan Nuklir Iran yang mengerikan, mereka jauh berbeda," sebut Trump.

Trump juga memperingatkan bahwa Iran tetap menjadi sumber bahaya dan konflik, merujuk pada uji coba roket baru-baru ini.

"(Iran) tetap menjadi sumber potensi bahaya dan konflik. Mereka sedang menguji roket (pekanlalu) dan banyak lagi. Ekonomi di sana sekarang ambruk, yang merupakan satu-satunya yang menahan mereka. Hati-hati dengan Iran. Mungkin Intelijen harus kembali ke sekolah!" tambah Trump.

Laporan intelijen bertajuk 'Tinjauan Ancaman Dunia' itu mengungkap bahwa Iran saat ini tidak sedang membuat senjata nuklir, walaupun kemampuan militer yang meningkat dan ambisi regionalnya mungkin akan mengancam kepentingan AS di masa mendatang.

Dalam sesi dengar pendapat di Senat, Direktur CIA Gina Haspel mengatakan Iran secara teknis mematuhi perjanjian nuklir 2015 walau AS menarik diri.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pidato Kemerdekaan Ke-250 AS, Trump: Militer Kita yang Terkuat, Menang 2 Perang Dunia!

57 tahun lalu

Iran Berduka! Trump Hentikan Negosiasi Seminggu, Beri Waktu Pemakaman Khamenei

57 tahun lalu

Iran Peringatkan AS-Israel Tak Menyerang Prosesi Pemakaman Khamenei: Akan Kami Balas!

57 tahun lalu

Terungkap, AS Sempat Desak Israel Tak Bunuh Menlu dan Ketua Parlemen Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal