Tantang Trump, Iran Akan Bangun Fasilitas Nuklir Lebih Besar

Anton Suhartono
Masoud Pezeshkian menegaskan serangan AS tidak akan menghentikan ambisi Teheran dalam mengembangkan program nuklir sipilnya (Foto: AP)

Namun laporan media Timur Tengah, termasuk Baghdad Al Youm, menyebut pesan tersebut dikirim Washington melalui Oman sebagai perantara.

Perundingan nuklir sempat terhenti setelah serangan udara yang dilakukan Israel dan AS menghancurkan fasilitas-fasilitas penting Iran. Kini, upaya diplomasi tampaknya kembali diupayakan, meski di tengah suasana ketegangan dan kebanggaan nasional Iran yang tersulut.

Pernyataan Pezeshkian menandai sikap keras Teheran terhadap tekanan Barat. Di satu sisi, Iran membuka peluang dialog, namun di sisi lain menunjukkan bahwa mereka tidak akan mundur dari pengembangan teknologi nuklir.

Pembangunan ulang fasilitas yang “lebih besar” dapat menjadi sinyal bahwa Iran bertekad memperkuat kemandiriannya di bidang energi dan pertahanan strategis. Langkah ini sekaligus menjadi tantangan baru bagi Washington dan sekutunya yang berupaya membatasi kapasitas nuklir Iran melalui diplomasi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
7 jam lalu

AS Setujui Penjualan Bom dan Peralatan Militer Senilai Rp88 Triliun ke Arab Saudi

8 jam lalu

Trump: Perang Iran hanya Masalah Kecil!

9 jam lalu

Sempat Heboh Dievakuasi di Turki, Trump Bakal Gunakan Pesawat Air Force One Hadiah Qatar Lagi

10 jam lalu

Beda dengan Wapres AS, Trump Sebut Konflik Melawan Iran sebagai Perang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal