Tawarkan Sunat Perempuan, Klinik di Rusia Tuai Kecaman

Nathania Riris Michico
Sebuah lencana bertuliskan "Kekuatan Pekerja Menentang Khitan Perempuan," dikenakan seorang relawan konferensi Hari Penghapusan Khitan Perempuan Internasional di Kairo, Mesir. (Foto: Reuters)

Mereka menambahkan bahwa pihaknya tidak melakukan sunat pada perempuan yang berusia di bawah 18 tahun.

Khitan perempuan, prosedur yang menghilangkan sebagian atau seluruh klitoris perempuan dan seringkali berakibat fatal, tidak dianggap sebagai kejahatan di Rusia.

Praktik ini tidak dianggap sebagai masalah di Rusia hingga kelompok HAM Rusia, Inisiatif Keadilan Rusia (RJI), melaporkan pada 2016 bahwa praktik itu meluas di desa-desa pegunungan terpencil di Dagestan, bagian selatan Rusia.

RJI memperkirakan, puluhan ribu perempuan Muslim menjalani khitan di wilayah Kaukus Utara yang bergolak. Namun para penyelidik dari kantor Kejaksaan tidak bisa menemukan bukti praktik tersebut.

Anggota parlemen Rusia, Maria Maksakova-Igenbergds, mengajukan rancangan undang-undang untuk mempidanakan khitan perempuan pada 2016. Namun status RUU tersebut masih belum jelas.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Nasional
3 jam lalu

Bertukar Cenderamata, Prabowo Hadiahkan Putin Vas dan Miniatur Candi Borobudur

Nasional
8 jam lalu

Prabowo Ucapkan Selamat Hari Kosmonautika ke Putin: Banyak Anak RI Diberi Nama Gagarin

Nasional
8 jam lalu

Usai Rusia, Prabowo Lanjut Lawatan ke Prancis Bertemu Macron

Nasional
18 jam lalu

Prabowo dan Putin Sepakat Perkuat Kerja Sama Sektor Energi hingga Antariksa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal