Tegang soal Senjata Nuklir, Rusia Akan Balas Amerika jika Langgar Moratorium

Anton Suhartono
Dmitry Peskov menegaskan, Vladimir Putin berulang kali menyampaikan Rusia akan membalas setiap pelanggaran perjanjian moratorium senjata nuklir (Foto: AP)

MOSKOW, iNews.id - Ketegangan antara Rusia dan Amerika Serikat (AS) kembali meningkat setelah Presiden Donald Trump mengumumkan rencana untuk menggelar uji coba senjata nuklir baru. 

Pemerintah Rusia memperingatkan, jika Washington benar-benar melanggar moratorium global soal senjata nuklir, maka Moskow akan memberikan balasan yang setimpal.

Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov menegaskan, Presiden Vladimir Putin telah berulang kali menyampaikan bahwa Rusia akan menanggapi secara tepat dan proporsional setiap pelanggaran terhadap perjanjian moratorium senjata nuklir.

“Jika Amerika Serikat melanggar moratorium senjata nuklir, Rusia akan membalasnya dengan tepat,” kata Peskov, seperti dikutip dari Sputnik, Sabtu (1/11/2025).

Peringatan itu disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan diplomatik antara kedua negara terkait isu uji coba rudal Burevestnik dan Poseidon, dua sistem persenjataan strategis terbaru Rusia yang disebut-sebut Washington sebagai bagian dari “perlombaan senjata baru”.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS Berhenti Serang Iran, Trump Beri Instruksi Lanjutkan Perundingan

57 tahun lalu

Trump: Gencatan Senjata dengan Iran Berakhir tapi Negosiasi Berlanjut

57 tahun lalu

Intelijen Israel Bisiki AS, Iran Ingin Bunuh Trump

57 tahun lalu

Situasi Timur Tengah Terkini: AS Hentikan Serangan ke Iran

57 tahun lalu

Netizen Heboh! Trump Disambut Karpet Biru, bukan Merah di Turki

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal