Tegas! Mantan Kepala Staf IDF Sebut Israel Lakukan Kejahatan Perang di Gaza

Anton Suhartono
Mantan Kepala Staf Pasukan Pertahanan Israel (IDF) Moshe Yaalon menyebut praktik pengusiran warga Palestina dari Gaza merupakan kejahatan perang. (Foto: Anadolu)

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, baru-baru ini meluncurkan rencana untuk membangun kamp yang disebutnya "kota kemanusiaan". Zona itu terdiri dari tenda-tenda yang dibangun di Rafah, Gaza selatan.

Rencana tersebut akan merelokasi 600.000 warga Palestina ke sana pada tahap awal, dengan pemeriksaan keamanan yang ketat. Setelah itu mereka akan diarahkan keluar Gaza, mencari negara lain yang akan menampung mereka.

"Membuat penduduk kelaparan demi mencapai pengungsian sukarela adalah kejahatan perang dan kegagalan moral yang bertentangan dengan nilai-nilai kita," kata Yaalon, menegaskan.

Menembak dan membunuh orang tanpa ada situasi yang mengancam nyawa adalah pembunuhan dan kejahatan perang. Pernyatannya itu merujuk pada pembunuhan terhadap warga Palestina yang sedang antre bantuan di titik-titik distribusi di seluruh Gaza.

Dia juga mengecam pemerintahan Netanyahu yang menelantarkan sandera Israel di Gaza. Pemerintah dianggap tak serius untuk memulangkan para sandera, bahkan cenderung membiarkan mereka mati sia-sia.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
11 jam lalu

DPR AS Sahkan UU Hentikan Bantuan Dana untuk Kampus yang Boikot Israel

16 jam lalu

Israel Bakal Usir 1,86 Juta Warga Gaza dalam 7 Tahun

20 jam lalu

Israel Ingin Usir Seluruh Warga Gaza, Menhan Katz: Tak Ada Solusi Lain

1 hari lalu

Netanyahu Diam-Diam Masuki Gaza, Bersumpah Tak Akan Tarik Pasukan Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal