Tegas! Rusia Sebut Serangan Bom Pager di Lebanon Aksi Terorisme Mengerikan

Anton Suhartono
Rusia menyebut serangan bom pager di Lebanon sebagai aksi terorisme mengerikan (Foto: AP)

ST PETERSBURG, iNews.id - Rusia menyebut serangan ledakan pager di Lebanon sebagai aksi terorisme mengerikan. Ribuan perangkat komunikasi nirkabel itu meledak secara serentak pada Selasa (17/9/2024). 

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Rusia Maria Zakharova mengecam serangan itu karena menimbulkan banyak korban.

"Ini adalah tindakan terorisme mengerikan, mengerikan dalam sinisme, dalam skala, sejumlah besar korban tewas," kata Zakharova, di sela Forum Perempuan Eurasia, seperti dikutip dari Sputnik, Rabu (18/9/2024).

Dia menambahkan, serangan tersebut tampaknya bertujuan untuk memicu konflik lebih besar di kawasan tersebut. Skenario untuk memperluas konflik, kata dia, harus dicegah.

Pemerintah Lebanon dan kelompok Hizbullah menuduh Israel bertanggung jawab atas ledakan tersebut. Para anggota Kelompok Hizbullah masih menggunakan pager sebagai alat komunikasi tertutup mereka karena bebas peretasan dan penyadapan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Dari Medan Perang ke Pasar Gelap, Senjata Israel Dicuri Jatuh ke Geng Kriminal

2 hari lalu

AS Tak Izinkan Presiden Mahmoud Abbas Hadiri Sidang Umum PBB, Ini Reaksi Palestina

2 hari lalu

Israel Bobol! Banyak Senjata Dicuri dari Gudang Senjata Selama Perang Gaza

2 hari lalu

Ini Isi RUU Sanksi untuk Rusia yang Disahkan DPR AS, Bisa Incar Negara Lain

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal