Tenangkan Muslim, Presiden Jerman Sebut Islam Bagian dari Negara

Anton Suhartono
Presiden Frank Walter Steinmeier menegaskan Islam adalah bagian dari Jerman (Foto: Reuters)

BERLIN, iNews.id - Presiden JermanFrank Walter Steinmeier menegaskan Islam adalah bagian dari negaranya. Pernyataan itu disampaikan Steinmeier di tengah meningkatnya kasus rasisme dan Islamofobia yang dilakukan kelompok sayap kanan.

Kelompk sayap kanan yang juga masuk eksis di politik itu sengaja menyebar propaganda dengan mengeksploitasi krisis pengungsi serta berusaha membuat takut para imigran.

“Islam, agama bagi kaum Muslim, kehidupan Muslim, budaya Muslim, telah mengakar di negara kami,” kata Steinmeier, saat perayaan 50 tahun berdirinya Asosiasi Pusat Kebudayaan Islam (VIKZ) di Cologne, Sabtu (16/9/2023), seperti dikutip dari Anadolu.

Dia menambahkan saat ini di Jerman ada 5 juta lebih umat Islam. Kebebasan beragama, kata dia, berarti melindungi hak-hak semua penganutnya.

“Jerman adalah negara yang netral secara ideologi. Namun kebebasan beragama bukan berarti negara kita bebas dari agama. Tidak, itu berarti memberikan ruang bagi agama dan melindungi kebebasan umat berkepercayaan, semuanya,” tuturnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
5 hari lalu

Filipina Murka, China Gambarkan Rakyatnya sebagai Monyet dalam Video AI

12 hari lalu

Jerman Terpanggang, Gelombang Panas Tewaskan 5.120 Orang

14 hari lalu

Hinaan Rasis terhadap Mbappe Berbuntut Panjang, Prancis Gugat Anggota Parlemen Paraguay

14 hari lalu

FIFA Murka! IShowSpeed Diduga Jadi Korban Rasis di Piala Dunia 2026, Investigasi Langsung Dibuka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal