Tentara Israel Abaikan Teriakan Minta Tolong Para Tawanan di Gaza sebelum Menghabisi Mereka

Ahmad Islamy Jamil
Tentara Israel melancarkan operasi darat di Gaza sejak pekan terakhir Oktober. Namun, mereka tak bisa membedakan tawanan dan pejuang Hamas. (Foto: Reuters)

Segera setelah pembunuhan para sandera diumumkan, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan insiden memalukan itu menghancurkan hatinya. Israel pun kini harus meratapi kematian para sandera yang masing-masing bernama Yotam Haim, Alon Shamriz, dan Samer El-Talalqa itu. Semua korban berusia 20-an tahun. 

Pembunuhan ketiga pemuda Israel tersebut oleh tentara sendiri telah memicu aksi protes massal di Tel Aviv. Para demonstran menuntut pihak berwenang membuat rencana baru untuk memulangkan 129 tawanan yang masih ditahan di Jalur Gaza. 

Ada sekitar 250 orang yang ditawan Hamas saat para pejuang Palestina itu melancarkan serangan di Israel pada 7 Oktober lalu. Sebagian dari mereka, terutama tawanan perempuan dan anak-anak, telah dipulangkan dengan selamat. 

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
10 jam lalu

Prabowo Tegaskan Rencana Kirim Pasukan ke Gaza Dukung Kemerdekaan Palestina, Bukan Lucuti Senjata Hamas

Internasional
13 jam lalu

Iran Ingatkan Israel! Pembalasan Bakal Makin Brutal jika Fasilitas Energinya Diserang Lagi

Internasional
15 jam lalu

Fantastis! Israel Habiskan Rp100 Triliun Lebih untuk Perang 20 Hari Lawan Iran

Internasional
17 jam lalu

Satu per Satu Pejabat Iran Dibunuh Israel, Presiden Pezeshkian: Rezim Zionis Teroris!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal