Tentara Israel Abaikan Teriakan Minta Tolong Para Tawanan di Gaza sebelum Menghabisi Mereka

Ahmad Islamy Jamil
Tentara Israel melancarkan operasi darat di Gaza sejak pekan terakhir Oktober. Namun, mereka tak bisa membedakan tawanan dan pejuang Hamas. (Foto: Reuters)

Ketiga tawanan dikatakan semuanya bertelanjang dada dan salah satunya membawa bendera putih. 

Pada 14 Desember, sebuah drone tentara mengidentifikasi tanda-tanda “SOS” dan “tolong, tiga sandera” di sebuah gedung dekat tempat ketiga tawanan ditembak. "Tentara kami gagal dalam misinya menyelamatkan para tawanan dalam peristiwa ini," ungkap panglima militer Israel, Herzi Halevi, dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan bersamaan dengan laporan penyelidikan itu. 

"(Ketiga korban jiwa) itu seharusnya bisa dicegah," ujarnya. 

Segera setelah pembunuhan para sandera diumumkan, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan insiden memalukan itu menghancurkan hatinya. Israel pun kini harus meratapi kematian para sandera yang masing-masing bernama Yotam Haim, Alon Shamriz, dan Samer El-Talalqa itu. Semua korban berusia 20-an tahun. 

Pembunuhan ketiga pemuda Israel tersebut oleh tentara sendiri telah memicu aksi protes massal di Tel Aviv. Para demonstran menuntut pihak berwenang membuat rencana baru untuk memulangkan 129 tawanan yang masih ditahan di Jalur Gaza. 

Ada sekitar 250 orang yang ditawan Hamas saat para pejuang Palestina itu melancarkan serangan di Israel pada 7 Oktober lalu. Sebagian dari mereka, terutama tawanan perempuan dan anak-anak, telah dipulangkan dengan selamat. 

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
15 jam lalu

Erdogan Berpidato Berapi-api di Sidang PBB: Sebut Gaza Sebagai Tempat Pemakaman Anak-Anak Terbesar di Dunia

17 jam lalu

Erdogan Pidato Berapi-api Kutuk Israel: Delegasi Zionis Walk out, Palestina Tepuk Tangan

18 jam lalu

Macron Sindir Trump soal Gaza di Sidang Umum PBB: Ada yang Bilang Perdamaian Telah Dicapai

21 jam lalu

Takut Diusir Wali Kota Mamdani, Pesawat Netanyahu Tak Mendarat di Bandara JFK New York

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal