Tentara Israel Tembak Mati 3 Warga Palestina

Anton Suhartono
Tentara Israel menembak mati 3 warga Palestina di Tepi Barat (Foto: Reuters)

Penghancuran rumah itu terjadi 2 hari setelah seorang anggota keluarga Salhiyeh naik ke atap rumah seraya mengancam akan meledakkan kediamannya dengan tabung gas jika diusir paksa. 

Rumah itu terletak sekitar 1 km sebelah utara tembok Kota Tua Yerusalem, tempat bentrokan meletus tahun lalu antara warga Palestina dan pemukim Yahudi. Kasus penggusuran rumah keluarga tersebut menjadi sorotan para diplomat dan aktivis hak asasi manusia (HAM). 

“Hati saya hancur. Kalian lihat sendiri, mata pencaharian penduduk hancur di depan mata dan sekarang rumah itu hilang,” kata salah satu aktivis yang meminta tidak disebutkan namanya.  

Rumah itu berdiri di seberang Konsulat Inggris di Yerusalem Timur. Inggris pada 17 Januari menyatakan penggusuran di wilayah Palestina, apa pun bentuknya kecuali dalam keadaan luar biasa, bertentangan dengan hukum humaniter internasional.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Lebanon Rugi Rp72 Triliun akibat Serangan Israel sejak 2 Maret, Belum Termasuk Kerusakan Ekonomi

57 tahun lalu

Menhan Israel Ancam Bunuh Pemimpin Tertinggi Mojtaba saat Iran Gelar Pemakaman Ali Khamenei

57 tahun lalu

Hamas Bubarkan Pemerintahan Gaza di Tengah Proses Gencatan Senjata dengan Israel

57 tahun lalu

Ari Lasso Suarakan Kemerdekaan Palestina di Panggung Prambanan Jazz 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal