Tentara Terinfeksi Covid-19, Latihan Perang Gabungan AS dan Korsel Ditunda

Arif Budiwinarto
Tentara Amerika Serikat dalam latihan perang bersama Korea Selatan pada 2019. (foto: VoA)

SEOUL, iNews.id - Korea Selatan dan Amerika Serikat harus menunda latihan militer gabungan selama dua hari karena seorang tentara Korsel dinyatakan positif Covid-19.

Kedua negara awalnya menjadwalkan latihan militer gabungan pada Minggu (16/8/2020) waktu setempat, tetapi diundur sampai Selasa mendatang "mengingat situasi yang terjadi akibat Covid-19", kata Kepala Staf Gabungan Korea Selatan dikutip dari Reuters, Minggu (16/8/2020) siang WIB.

Kantor berita Korsel, Yonhap melaporkan alasan penundaan latihan gabungan tersebut setelah seorang anggota Angkatan Darat (AD) Korsel yang juga menjadi peserta latihan gabungan dinyatakan positif Covid-19 pada Jumat (15/8/2020) kemarin.

Rangkaian latihan gabungan antara militer AS dan Korsel diawasi ketat oleh Korea Utara, yang menyebut agenda itu sebagai persiapan perang.

Intensitas latihan gabungan Korsel-AS tahun ini dikurangi guna membuka jalan perundingan pemberhentian program nuklir Korea Utara yang dimediasi Amerika Serikat.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
Internasional
1 hari lalu

Fantastis! Israel Habiskan Rp100 Triliun Lebih untuk Perang 20 Hari Lawan Iran

Internasional
1 hari lalu

Nah, Pemerintahan Trump Mulai Waswas Harga BBM Melonjak Dampak Serangan ke Iran

Internasional
1 hari lalu

Satu per Satu Pejabat Iran Dibunuh Israel, Presiden Pezeshkian: Rezim Zionis Teroris!

Internasional
1 hari lalu

Pejabat Militer AS Akui Ketangguhan Iran, Masih Bisa Membalas dan Gelar Serangan Asimetris

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal