Tentara Ukraina Dilaporkan Banyak yang Desersi dan Membangkang, Tinggalkan Medan Perang

Ahmad Islamy Jamil
Sejumlah tentara Ukraina berada di atas kendaraan lapis baja, di tengah konflik militer negara itu dengan Rusia. (Foto: AP)

Darurat militer diberlakukan di Ukraina pada 24 Februari 2022 atau dua hari setelah Rusia melancarkan agresi militer terhadap negeri tetangganya itu. Keesokan harinya, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menandatangani dekret tentang mobilisasi umum. 

Lewat dekret itu, para laki-laki Ukraina berusia 18 hingga 60 tahun dilarang meninggalkan negara mereka selama darurat militer. Warga yang menghindari dinas militer selama berlakunya mobilisasi umum di negara itu dapat dihukum penjara hingga lima tahun.

Rusia melancarkan agresi--yang oleh Moskow disebut operasi militer khusus--di Ukraina sejak 24 Februari 2022. Presiden Vladimir Putin mengatakan, operasi tersebut bertujuan untuk melindungi orang-orang beretnis Rusia yang menjadi korban genosida oleh rezim Kiev selama delapan tahun.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Serangan Rudal AS Hancurkan Jembatan Kereta Hubungkan Iran dengan China dan Rusia

57 tahun lalu

Kunjungi Wilayah Ukraina yang Direbut Rusia, Putin: Rusia Akan Menang Perang!

57 tahun lalu

Rusia Ngamuk Bombardir Kiev Hancurkan Gedung-Gedung, 11 Orang Tewas Puluhan Luka

57 tahun lalu

Putin Puji Trump: Pemimpin yang Tak Mudah Dipengaruhi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal