Tentaranya Tembak Mati 29 Warga, Panglima Militer Thailand Menangis Minta Maaf

Anton Suhartono
Jenderal Apirat Kongsompong meminta maaf sambil menangis terkait penembakan di Thailand (Foto: AFP)

Drama penembakan berakhir pada Minggu pagi atau berlangsung 17 jam lebih setelah Jakrapanth ditembak mati oleh polisi di basement mal.

Pria 32 tahun itu memulai aksinya pada Sabtu dengan menembak komandannya, Anantharot Krasae (48), serta ibu mertua Anantharot, Anong Mitchan (63), dilatarbelakangi komisi penjualan rumah.

Di pangkalan militer, dia mencuri banyak senjata, amunisi, serta membawa kabur kendaraan militer. Dari situ Jakrapanth menuju pusat kota sambil melepaskan tembakan di jalanan termasuk di dekat kuil Budha.

Lebih lanjut Apirat mengatakan, polisi militer akan menyelidiki transaksi yang melibatkan Anantharot. Menurut dia, sang komandan mengambil keuntungan dari kesepakatan penjualan rumah di mana ada janji terhadap Jakrapanth yang dilanggar.

Pihak berwenang akan mencari tahu siapa lagi yang terlibat dalam penjualan rumah tersebut dan siap menerima pengaduan.

Dia juga meminta masyarakat untuk tidak menyalahkan militer, meskipun rakyat sipil yang menjadi korban.

"Tentara dan saya sudah menginstruksikan ini. Saya kira warga Thailand tidak ingin insiden ini terjadi lagi, jadi tolong jangan salahkan tentara atau mencaci maki tentara. Jika Anda ingin menyalahkan seseorang, salahkan Jenderal Apirat Kongsompong. Saya menerima semua kritik dan pendapat. Anda bisa menyalahkan saya karena saya pemimpin militer," kata Apirat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 hari lalu

Cerita Kengerian Kebakaran Dahsyat Bar di Thailand, Korban Tewas Jadi 32 Orang 

5 hari lalu

Kebakaran Hebat Pub di Thailand, 27 Orang Tewas

7 hari lalu

Pecah! Momen PM Malaysia Anwar Ibrahim Nyanyi, PM Thailand Charnvirakul Main Saksofon

8 hari lalu

Prabowo Bertemu 3 Mantan PM Thailand di Danantara, Bahas Apa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal