Terdesak oleh Serangan Rusia, Ukraina Desak Barat Percepat Kirim Senjata

Ahmad Islamy Jamil
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky. (Foto: Reuters)

Negara-negara Barat sebenarnya telah mengirimkan pasokan senjata ke Ukraina sejak pasukan Rusia melancarkan agresi pada 24 Februari lalu. Akan tetapi, Zelensky berkeras bahwa mereka membutuhkan tank.

Senin kemarin, Inggris mengonfirmasi akan mengirim 14 tank Challenger 2 dan perangkat keras lainnya, termasuk ratusan kendaraan lapis baja dan rudal pertahanan udara canggih.

Sementara Jerman berada di bawah tekanan untuk mengirimkan tank Leopard 2 ke Ukraina. Akan tetapi, Berlin menyatakan tank tersebut harus dipasok hanya jika ada kesepakatan di antara sekutu utama Kiev, khususnya Amerika Serikat.

Sekretaris Dewan Keamanan Ukraina, Oleskiy Danylov, juga menyebutkan perlunya Barat mempercepat pasokan senjatanya ke Kiev.

Menteri Pertahanan AS, Lloyd Austin, akan menjamu para sekutu di sebuah pangkalan udara di Jerman pada Jumat (20/1/2023) untuk membahas bantuan lebih lanjut untuk Ukraina.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
2 hari lalu

Rusia Bombardir Ukraina dengan Rudal dan Drone, 8 Orang Tewas Puluhan Terluka

3 hari lalu

Purbaya Bebas Bea Masuk Impor Senjata hingga Anjing Pelacak

4 hari lalu

Prabowo Ungkap Pindad Bakal Pasok Senjata Tentara Arab Saudi: Senjata Kita Teruji!

5 hari lalu

Serangan Rudal AS Hancurkan Jembatan Kereta Hubungkan Iran dengan China dan Rusia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal