Ternyata, Makin Banyak Mahasiswa yang Jadi Gelandangan di Amerika

Nathania Riris Michico
Jumlah orang yang tak mampu membeli rumah meningkat karena berbagai faktor. (FOTO: GETTY IMAGES)

Perubahan ekonomi secara besar-besaran seperti tutupnya pabrik dan semakin besarnya pekerjaan borongan (outsourcing) serta kerja berdasar jam lewat aplikasi (gig economy) menyebabkan para orangtua tak mampu lagi membayar sewa rumah.

Selain itu, ada juga krisis obat penenang di mana hampir dua juta orang di AS, kecanduan obat penenang yang diresepkan dokter, yang juga menyebabkan keluarga terpecah dan pindahnya anak-anak dari rumah mereka.

Sejumlah besar gelandangan berusia pelajar ini adalah LGBT, menurut Williams Institute di University of California.

Hampir tujuh dari 10 orang menyatakan penolakan dari keluarga menjadi penyebab utama mereka meggelandang. Sebagian lagi menyatakan kekerasan yang dilakukan anggota keluarga menjadi pendorong mereka lari dari rumah.

Banyak ahli megatakan, pemecahan masalah ini adalah menyediakan perumahan dengan harga lebih terjangkau.

Selain itu, perlu juga menyediakan dukungan terhadap keluarga yang terkena dampak trauma atau ketergantungan obat.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
25 menit lalu

Uni Emirat Arab Bantah Serang Iran: Kami Negara Berdaulat!

Internasional
1 jam lalu

Peringatan Keras Iran kepada UEA: Israel Tak Akan Bisa Melindungi

Internasional
2 jam lalu

Trump Belum Lihat Indikasi AS dan China Bakal Perang gara-gara Taiwan

Internasional
2 jam lalu

Takut Disadap, Staf Presiden AS dan Jurnalis Buang Ponsel Usai Kunjungan di China

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal