Ternyata Penculikan 344 Siswa di Nigeria Tak Terkait Terorisme, tapi Sengketa Lahan dan Sapi

Anton Suhartono
Penculikan 344 siswa di Nigeria pada Desember ini ternyata tak terkait dengan ekstremisme tapi sengketa pengelolaan lahan dan pencurian sapi (Foto: Reuters)

Penggembala sapi di barat laut Nigeria sebagian besar berasal dari kelompok Fulani, sedangkan petani dari Hausa. Selama bertahun-tahun, para petani mengeluhkan ulah penggembala yang membiarkan sapi mereka memakan hasil pertanian. Di sisi lain para penggembala mengeluh sapi mereka kerap dicuri.

Penculikan terbaru ini terjadi pada 11 Desember. Puluhan pria bersenjata datang menggunakan sepeda motor ke Sekolah Menengah Ilmu Pemerintahan yang berada di Kota Kankara.  Ratusan siswa itu lalu digiring ke hutan luas di Negara Bagian Zamfara.

Pejabat di kedua negara bagian mengatakan, mereka menjalin kontak dengan para penculik melalui perantara, asosiasi peternak sapi, dan mantan anggota geng kriminal tersebut.

Perantara bertemu dengan para penculik di hutan Ruga beberapa kali sebelum mereka setuju membebaskan para siswa.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Megapolitan
7 hari lalu

Pemprov Jakarta Impor 3.100 Sapi dari Australia, Pramono Yakin Stok Daging Aman

Nasional
13 hari lalu

Prabowo Kucurkan Rp72,75 Miliar untuk Sapi Meugang, Disalurkan ke 19 Daerah Aceh

Nasional
14 hari lalu

Pengakuan Mengejutkan Suami Anggota DPRD Jateng Korban Penembakan OTK, Singgung Oknum DPR

Internasional
24 hari lalu

Brutal! Kelompok Bersenjata Tembak Mati Hampir 200 Orang di Nigeria, Sebagian Besar Korban Muslim

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal