Terungkap, 7 Tentara AS dan Presiden Maduro Luka saat Operasi Penangkapan di Karakas

Anton Suhartono
Tujuh personel militer AS menderita luka saat melaksanakan operasi penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan Ibu Negara Cilia Flores (Foto: Truth Social)

WASHINGTON, iNews.id - Tujuh personel militer Amerika Serikat (AS) menderita luka saat melaksanakan operasi penangkapan Presiden VenezuelaNicolas Maduro dan Ibu Negara Cilia Flores di Ibu Kota Karakas pada 3 Januari lalu. 

Stasiun televisi Fox News, mengutip keterangan seorang sumber pejabat AS, melaporkan lima tentara di antaranya telah kembali bertugas, sementara dua lainnya masih dalam masa pemulihan.

Presiden Donald Trump sebelumnya mengatakan, seluruh tentara AS yang terlibat dalam serangan maupun penangkapan Maduro kembali dengan selamat.

Namun Trump mengakui beberapa personel terluka selama operasi tersebut meski kondisi mereka baik. Trump tidak menyebutkan secara rinci jumlah tentara yang luka.

Laporan lain menyebutkan, para tentara yang luka berada dalam helikopter yang terkena tembakan oleh pasukan keamanan Venezuela saat operasi berlangsung.

Maduro dan Flores juga dilaporkan terluka menabrak tembok dan pintu saat digiring oleh pasukan elite AS Delta Force dari kediaman mereka. Mereka mengalami luka memar dan lecet.

Pasangan itu kemudian menjalani pemeriksaan medis di dalam pesawat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
10 jam lalu

Apa Saja Tugas 'Pasukan Khusus AI' Bentukan Trump?

10 jam lalu

Trump Desak Warga AS Terima Lonjakan Harga Dampak Perang Iran

13 jam lalu

Heli Angkatan Laut AS Hilang di Laut Merah Dekat Arab Saudi, Jatuh?

17 jam lalu

Pejabat Israel Sebut Iran Mungkin Serang Negaranya untuk Ganggu Pemilu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal