Terungkap, Ini Alasan Utama Tentara Wagner Berontak Gulingkan Pemimpin Militer Rusia

Anton Suhartono
Yevgeny Prigozhin (kanan) bersama tentara bayaran Wagner Group saat berperang di Ukraina (Foto: Concord via Reuters)

Prigozhin pada 11 Juni lalu menegaskan, tentaranya tidak akan menandatangani kontrak apa pun dengan Menteri Pertahanan Sergei Shoigu. Bahkan dia menyebut Shoigu tidak pandai mengelola militer.

Setelah penolakan itu, Kartapolov mengatakan kepada Prigozhin, tentara bayarannya tidak bisa lagi berperang di Ukraina. Oleh karena itu Wagner tak akan mendapat uang lagi dari pemerintah.

Mendengar pernyataan itu, lanjut Kartapolov, Prigozhin berkhianat karena ambisinya yang setinggi langit, di samping akan kehilangan banyak uang.

Prigozhin melancarkan pemberontakan selama 24 jam pada Jumat dan Sabtu pekan lalu. Dia mengerahkan pasukannya merebut Rostov, kota di Rusia yang berbatasan dengan Ukraina. Selain itu dia mengirim konvoi kendaraan lapis baja ke Moskow untuk menggulingkan kepemimpinan militer Rusia.

Namun pada Sabtu malam Prigozhin membatalkan pemberontakannya serta memanggil pasukan yang sudah berada di posisi 200 km dari Moskow. Beberapa hari kemudian, dia terbang ke Belarusia sebagai bagian dari kesepakatan mengakhiri pemberontakan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
19 jam lalu

Pesawat Pengebom Strategis Rusia Tu-95 Jatuh, 6 Kru Tewas

2 hari lalu

Rusia Kembali Bombardir Kiev, Pusat Data hingga Kantor Operator Seluler Terbesar Ukraina Jadi Sasaran 

4 hari lalu

Terungkap! Trump Desak Presiden Ukraina Zelensky Terbang ke Moskow Temui Putin, tapi Ditolak

8 hari lalu

Balas Dendam, Rusia Hancurkan 3 Pabrik Baja Terbesar Ukraina

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal