Terungkap! Intelijen AS Sudah Peringatkan Trump Sebelum Serang Iran, Bunuh Khamenei Berbahaya

Anton Suhartono
Donald Trump telah mendapat peringatan keras dari badan-badan intelijen sebelum memerintahkan serangan ke Iran (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump ternyata telah mendapat peringatan keras dari badan-badan intelijen dan pejabat militer sebelum memerintahkan serangan terhadap Iran pada akhir Februari lalu. Salah satu peringatan paling serius menyangkut rencana membunuh Pemimpin Tertinggi Iran saat itu, Ayatollah Ali Khamenei.

Hal itu terungkap dalam laporan surat kabar The Wall Street Journal (WSJ), mengutip keterangan beberapa sumber pejabat AS yang mengetahui persis dinamika yang terjadi sebelum perang pecah.

Direktur Intelijen Nasional AS saat itu, Tulsi Gabbard, telah memperingatkan Trump bahwa kematian Khamenei justru berpotensi melahirkan pemimpin Iran yang lebih keras.

Gabbard secara khusus memperingatkan, menghabisi Khamenei tidak serta-merta membuat Iran lebih mudah dikendalikan. Sebaliknya, tindakan tersebut berisiko membuka jalan bagi munculnya penerus yang lebih garis keras. Hal itu terbukti dengan pengangkatan putra mendiang Ali Khamenei, Mojtaba Khamenei.

Trump Sempat Bangga Khamenei Tewas

Menurut WSJ, Trump pada awalnya merasa puas ketika perang dimulai. Dia bahkan disebut "membusungkan dada" dalam sebuah acara penggalangan dana Partai Republik di resornya, Mar-a-Lago, Florida, setelah menerima kabar mengenai tewasnya Khamenei.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 jam lalu

Trump: Greenland Akan Hasilkan Minyak Lebih Besar Dibanding Wilayah Mana pun

6 jam lalu

Nah! Trump Umumkan Eksplorasi Minyak, Gas dan Mineral Besar-besaran di Greenland

16 jam lalu

Netanyahu Mungkin Serang Iran atau Gaza sebelum Pemilu Israel 27 Oktober

1 hari lalu

Trump Yakin China dan Rusia Tak Bantu Iran Perang Lawan AS

1 hari lalu

Houthi Peringatkan AS Tak Terlibat dalam Konflik Lawan Saudi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal