Terungkap! Militer Iran Serang Pangkalan-Pangkalan AS di Timur Tengah Ribuan Kali sejak Februari

Anton Suhartono
Pasukan Amerika Serikat yang terlibat Operasi Epic Fury mengalami serangan bertubi-tubi dari militer Iran (Foto: Centcom via AP)

WASHINGTON, iNews.id - Pasukan Amerika Serikat (AS) yang terlibat Operasi Epic Fury mengalami serangan bertubi-tubi dari militer Iran. AS, dibantu oleh Israel, menggelar operasi militer terhadap Iran yang diberi nama Operasi Epic Fury sejak 28 Februari 2026. 

Kepala Staf Angkatan Udara AS Ken Wilsbach mengatakan, personel Angkatan Udara AS yang terlibat operasi tersebut menghadapi 1.200 "Peringatan Merah" merujuk pada serangan rudal dan drone Iran. Para personel tersebut bertugas di pangkalan-pangkalan militer AS di Timur Tengah.

Selain itu mereka harus melakukan 48 kali perbaikan landasan pacu, dan melakukan lebih dari 400 penyapuan amunisi yang belum meledak, kata 

Pejabat itu menambahkan, Operasi Epic Fury yang telah berakhir sesuai UU AS, yakni berlangsung 180 hari, akan dievaluasi dari segi sisi.

Selain itu dia mengatakan selama 38 hari misi tempur, Pasukan Gabungan menghantam lebih dari 13.000 target militer.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
7 jam lalu

Harga Minyak Dunia Makin Mahal, Brent Nyaris Sentuh 108 Dolar AS per Barel

7 jam lalu

Lagi, Iran Tembak Jatuh Drone Mata-Mata AS MQ-1 di Selat Hormuz

7 jam lalu

Masih Loyo, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.694 per Dolar AS 

8 jam lalu

Diam-Diam AS Tempatkan Senjata Ruang Angkasa di Orbit Bumi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal