TEL AVIV, iNews.id – Fakta mengejutkan terungkap dari operasi militer Israel Defense Forces (IDF) di Lebanon Selatan. Seorang perwira mengungkap bahwa pasukan Israel tidak sekadar menyerang, tetapi juga diberi target untuk menghancurkan sebanyak mungkin rumah warga dalam sehari sebagai tolok ukur keberhasilan operasi.
Pengakuan tersebut muncul dalam laporan surat kabar Haaretz, yang menyebutkan bahwa militer Israel bahkan memiliki daftar khusus bangunan yang harus diratakan.
“Kami mengukur keberhasilan berdasarkan jumlah bangunan yang dihancurkan dalam sehari,” ujar sumber militer tersebut, menggambarkan sistematisnya penghancuran yang dilakukan, dikutip Kamis (16/4/2026).
Lebih lanjut, sumber itu menegaskan pola operasi di Lebanon Selatan meniru apa yang sebelumnya dilakukan di Jalur Gaza.
“Kami bertindak persis seperti yang kami lakukan di Gaza,” kata pejabat IDF tersebut, mengindikasikan pendekatan militer yang sama dalam dua wilayah konflik berbeda.