Terungkap! Pesawat Hantam Gedung di China Sebelumnya Nyaris Tabrak Pesawat Airbus A330

Anton Suhartono
Pesawat ringan yang menghantam gedung tertinggi di Beijing, China, pada 26 Juni sebelumnya nyaris bertabrakan dengan pesawat Hainan Airlines (Foto: Media Sosial)

Beberapa penerbangan lainnya terganggu karena petugas kontrol lalu lintas udara (ATC) memerintakan pilot pesawat ringan mengubah pendaratan dari selatan ke utara.

Pesawat kemudian menabrak Menara CITIC setinggi 109 lantai, yang lokasinya hanya beberapa kilometer dari markas besar Partai Komunis serta kediaman para pemimpin senior. 

Pilot, satu-satunya orang dalam pesawat, tewas dalam kecelakaan itu serta 13 lainnya luka.

Sementara itu pesawat Hainan Airlines, terbang dari Urumqi menuju Beijing, turun hingga sekitar 990 meter saat bersiap melakukan pendekatan di atas jalan lingkar keenam Beijing. Setelah itu, dalam rentang waktu 6 menit, pesawat naik tajam ke ketinggian 2.790 meter, menyimpang dari jalur penerbangannya.

Tidak jelas apakah pilot Hainan diinstruksikan untuk membatalkan pendekatan, mengubah arah pendaratan, atau apakah sistem penghindaran tabrakan pesawat memicu peringatan. 

Jarak pemisah standar untuk pesawat yang sedang melakukan pendekatan biasanya 305 meter secara vertikal.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Bos ByteDance Zhang Yiming Jadi Orang Terkaya di Asia, Ungguli Gautam Adani

6 hari lalu

Iran Terancam Sanksi Internasional, Rusia dan China: Tak Ada Dasar Hukumnya

7 hari lalu

Rusia-China Kalah Voting di DK PBB, Agenda Sanksi Iran Tetap Berlanjut

7 hari lalu

Virus Baru ALTNV Mematikan? Ini Jawabannya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal