Terungkap, Terduga Penembak Trump Rekrut Mantan Tentara Afghanistan untuk Perang di Ukraina

Anton Suhartono
Ryan Wesley Routh (58), terduga penembak Donald Trump peenah merekrut mantan tentara Afghanistan untuk berperang melawan Rusia di Ukraina (Foto: X/Collinrugg)

"Setiap kita harus membantu orang China," demikian isi pernyataannya. 

NYT memewawancarai pria asal Greensboro, Carolina Utara, atas kapasitasnya menjadi relawan untuk membantu perang di Ukraina.

Meski tidak memiliki pengalaman di militer, Routh mengaku pernah bepergian ke Ukraina setelah invasi Rusia. Dari situ muncul niat untuk merekrut mantan tentara Afghanistan untuk berperang melawan Rusia.

Routh yakin rencananya itu akan berhasil, meski sampai saat ini belum terwujud.

Dalam wawancara tersebut, Routh mengaku telah bertemu dengan pejabat Komisi Keamanan dan Kerja Sama AS di Eropa atau dikenal dengan Komisi Helsinki di Washington DC. Dalam pertemuan selama 2 jam itu Routh mengungkap mereka membahas upaya mendorong lebih banyak dukungan bagi Ukraina. 

Routh lalu mengatakan, langkah konkret yang dia lakukan adalah merekrut mantan tentara Afghanistan sebelum Taliban berkuasa. Mereka terpaksa lari ke luar negeri untuk menghindari penangkapan oleh Taliban. Para mantan tentara yang setia kepada pemerintahan Afghanistan sebelumnya itu kini tinggal di beberapa negara tetangga, seperti Pakistan dan Iran, sebagai pemukim ilegal.

Routh mengklaim puluhan tentara telah menyatakan minat untuk berperang di Ukraina.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 hari lalu

Trump Klaim AS Kalahkan Iran dalam Perang

3 hari lalu

Ini Target Serangan Terbaru AS-Israel ke Iran, Gunung Pickaxe dalam Bidikan

3 hari lalu

AS-Israel Dilaporkan Siapkan Serangan Besar-besaran ke Iran usai Pemilu Sela

3 hari lalu

Diancam Bakal Dipenjarakan Trump, Politisi Muslimah AS Ilhan Omar: Saya Tidak Takut!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal