Terungkap, Terduga Penembak Trump Rekrut Mantan Tentara Afghanistan untuk Perang di Ukraina

Anton Suhartono
Ryan Wesley Routh (58), terduga penembak Donald Trump peenah merekrut mantan tentara Afghanistan untuk berperang melawan Rusia di Ukraina (Foto: X/Collinrugg)

Dalam wawancara tersebut, Routh mengaku telah bertemu dengan pejabat Komisi Keamanan dan Kerja Sama AS di Eropa atau dikenal dengan Komisi Helsinki di Washington DC. Dalam pertemuan selama 2 jam itu Routh mengungkap mereka membahas upaya mendorong lebih banyak dukungan bagi Ukraina. 

Routh lalu mengatakan, langkah konkret yang dia lakukan adalah merekrut mantan tentara Afghanistan sebelum Taliban berkuasa. Mereka terpaksa lari ke luar negeri untuk menghindari penangkapan oleh Taliban. Para mantan tentara yang setia kepada pemerintahan Afghanistan sebelumnya itu kini tinggal di beberapa negara tetangga, seperti Pakistan dan Iran, sebagai pemukim ilegal.

Routh mengklaim puluhan tentara telah menyatakan minat untuk berperang di Ukraina.

"Kita mungkin dapat membeli beberapa paspor melalui Pakistan, karena negara itu sangat korup," ujarnya, dalam wawancara.

Tidak jelas apakah Routh menindaklanjuti rencana itu, namun seorang mantan tentara Afghanistan mengatakan dia telah dihubungi dan tertarik untuk bertempur demi bisa meninggalkan Iran.

Routh pernah ditangkap pada 2002 di Greensboro setelah membarikade diri di dalam sebuah atap bangunan sambil membawa senjata otomatis penuh. Dia didakwa dengan kepemilikan senjata pemusnah massal. Tidak jelas bagaimana kelanjutan kasus itu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
1 jam lalu

Trump Akui Beda Pendapat dengan Wapres Vance soal Serangan ke Iran

Internasional
3 jam lalu

Iran Tegaskan Tak Tutup Selat Hormuz, Tuduh AS dan Israel Biang Kerok Masalah

Internasional
3 jam lalu

Nah, Trump Sebut Iran Punya Rudal Tomahawk yang Digunakan Tembak Sekolahan

Internasional
4 jam lalu

Janji Putin kepada Mojtaba Khamenei: Rusia Tak Akan Tinggalkan Iran Sendirian

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal