Terungkap! Ternyata Israel yang Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata di Gaza

Anton Suhartono
Perundingan gencatan senjata Israel-Hamas di Qatar sebenarnya nyaris mencapai kesepakatan, namun digagalkan oleh Israel di saat-saat terakhir (Foto: AP)

Netanyahu dituduh sengaja memperpanjang perang di Gaza demi melindungi dirinya, alih-alih negara Israel. Pemimpin oposisi Israel, Yair Lapid, melontarkan kritik pedas terhadap Netanyahu yang dinilainya lebih mementingkan keamanan diri dan keluarga ketimbang menyelamatkan para sandera yang masih ditahan Hamas di Gaza.

Kritik Lapid disampaikan di tengah gelombang demonstrasi besar-besaran di berbagai kota Israel, terutama Tel Aviv pada akkhir pekan lalu. 

Ribuan warga turun ke jalan memblokir sejumlah akses utama, termasuk Jalan Raya Ayalon, menuntut pemerintah segera menyepakati gencatan senjata demi pembebasan para sandera yang tersisa.

“Bahkan setelah video-video memilukan para sandera dipublikasikan, agenda pemerintahan ini tetap tidak berubah,” kata Lapid, di media sosial X.

Puncak kemarahan publik dipicu beredarnya video dari Hamas yang menunjukkan sandera Israel, Evyatar David, yang terlihat sangat kurus dan menderita kekurangan gizi. 

Video lain yang dirilis kelompok Jihad Islam menunjukkan kondisi sandera Rom Braslavski yang tak kalah memprihatinkan. 

Kedua video ini memicu reaksi emosional dari rakyat Israel yang merasa pemerintah tak lagi peduli pada nasib warga yang ditawan sejak serangan pada 7 Oktober 2023 lalu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
6 jam lalu

Trump: China dan Rusia Rugi Besar jika Bantu Iran Perang Lawan AS

12 jam lalu

AS Ikut Lobi Saudi agar Terima Bantuan Israel Lawan Houthi, Pangeran MBS Tetap Menolak

12 jam lalu

Kolombia Makin Akrab dengan Israel, Pindahkan Kedubes ke Yerusalem

1 hari lalu

Amunisi Dikira Mainan Meledak, Pelajar Israel Tewas dan Belasan Lainnya Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal