Terungkap! Trump Sempat Busungkan Dada saat Tahu Pemimpin Iran Khamenei Tewas

Anton Suhartono
Donald Trump sempat membusungkan dada setelah mendapat kabar Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei tewas dalam serangan pada 28 Februari (Foto: AP)

Gabbard menyampaikan bahwa kematian Pemimpin Tertinggi Iran tersebut justru berpotensi melahirkan penerus yang lebih garis keras. Artinya, penghapusan satu tokoh utama Iran tidak otomatis membuat pemerintahan di Teheran menjadi lebih lunak.

Gabbard juga memperingatkan bahwa konflik dengan Iran dapat berdampak pada Selat Hormuz. Jika jalur strategis tersebut ditutup akibat perang, pasokan energi global dapat terganggu dan memicu krisis energi.

Vance Dorong Trump Pilih Diplomasi

Wakil Presiden JD Vance juga disebut meminta Trump mengambil pendekatan lebih hati-hati dan mengutamakan negosiasi.

Pertimbangannya, kesepakatan melalui jalur diplomatik dinilai membutuhkan biaya lebih rendah dibandingkan perang. Konflik terbuka dengan Iran juga berpotensi menimbulkan konsekuensi yang sulit dikendalikan.

Namun, Trump tetap memilih opsi militer meski telah mendapat berbagai peringatan tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Trump Yakin China dan Rusia Tak Bantu Iran Perang Lawan AS

2 hari lalu

Houthi Peringatkan AS Tak Terlibat dalam Konflik Lawan Saudi

2 hari lalu

Trump Sebut Akan Bertemu Kim Jong Un Bulan Depan

2 hari lalu

Presiden Pezeshkian Ngadu ke Putin, Kenapa Iran dan AS Tak Kunjung Berdamai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal