Terungkap! Trump Sempat Busungkan Dada saat Tahu Pemimpin Iran Khamenei Tewas

Anton Suhartono
Donald Trump sempat membusungkan dada setelah mendapat kabar Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei tewas dalam serangan pada 28 Februari (Foto: AP)

Para pemimpin negara Timur Tengah, termasuk Arab Saudi dan Qatar, bahkan mendesak Gedung Putih mencari solusi diplomatik untuk mengakhiri konflik.

Tekanan juga muncul dari dalam negeri AS. Jajak pendapat sebelumnya menunjukkan hampir 80 persen warga mendukung kesepakatan untuk mengakhiri perang.

Sejumlah anggota Partai Republik turut memperingatkan Trump bahwa perang berkepanjangan dapat merugikan peluang politik partai dalam pemilu paruh waktu November.

Situasi tersebut pada akhirnya ikut mendorong Trump mengupayakan gencatan senjata sementara pada Juni.

Dengan demikian, di balik sikap percaya diri Trump ketika mendengar kabar kematian Khamenei, Gedung Putih justru menghadapi persoalan yang semakin kompleks. Perang yang awalnya disambut dengan keyakinan menghadirkan tekanan militer, ekonomi, diplomatik, hingga politik domestik bagi pemerintahan Trump.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Trump Yakin China dan Rusia Tak Bantu Iran Perang Lawan AS

2 hari lalu

Houthi Peringatkan AS Tak Terlibat dalam Konflik Lawan Saudi

2 hari lalu

Trump Sebut Akan Bertemu Kim Jong Un Bulan Depan

2 hari lalu

Presiden Pezeshkian Ngadu ke Putin, Kenapa Iran dan AS Tak Kunjung Berdamai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal