Terungkap, Trump Sengaja Tak Libatkan Netanyahu Bahas Komposisi Dewan Perdamaian Gaza

Anton Suhartono
Donald Trump tidak melibatkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam pembahasan komposisi Dewan Perdamaian Gaza (Foto: AP)

“Jika dia ingin kita yang menangani Gaza, maka harus dengan cara kita. Kita sudah membujuknya. Biarkan dia fokus pada Iran dan biarkan kita menangani Gaza,” katanya.

Pemerintahan Trump juga menegaskan tidak ingin menghabiskan waktu untuk berdebat dengan Netanyahu. Masing-masing pihak, kata pejabat itu, memiliki agenda sendiri yang tidak harus selalu sejalan.

“Dia akan menjalankan politiknya dan kita akan terus maju dengan rencana ini. Dia benar-benar tidak bisa melawan kita,” ujarnya menambahkan.

Sebelumnya Kantor Perdana Menteri Israel menyatakan kekecewaannya. Dalam pernyataan resmi pada Sabtu, pemerintah Israel menilai pembentukan Dewan Perdamaian Gaza, yang juga disebut Komite Koordinasi Nasional untuk Tata Kelola Jalur Gaza, tidak dikoordinasikan dengan Israel dan bertentangan dengan kebijakan mereka.

Adapun Trump telah mengumumkan susunan Dewan Perdamaian Gaza yang beranggotakan tokoh-tokoh kunci, antara lain Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio, utusan khusus Trump Steve Witkoff, menantu Trump Jared Kushner, mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair, Presiden Bank Dunia Ajay Banga, serta Wakil Penasihat Keamanan Nasional AS Robert Gabriel.

Pembentukan dewan ini menegaskan dominasi AS dalam mengatur arah masa depan Gaza, sekaligus memperlihatkan renggangnya koordinasi antara Washington dan Tel Aviv dalam isu sensitif kawasan Timur Tengah.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
24 jam lalu

Hamas Siap Lucuti Senjata, Syaratnya Israel Harus Tarik Pasukan dari Jalur Gaza

1 hari lalu

Trump Umumkan Board of Peace Sepakat Lucuti Senjata Hamas di Gaza

2 hari lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah Lagi ke Rp18.111 per Dolar AS

2 hari lalu

Bak Dokter Gigi, Presiden Brasil Lula Periksa Bos WHO sambil Ngomongin Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal