Thailand Bantah Tolak Pengungsi Myanmar yang Digempur Serangan Udara Pasukan Junta

Anton Suhartono
Thailand membantah tak mau menerima ribuan pengungsi Myanmar yang digempur serangan udara pasukan junta militer (Foto: Reuters)

"Pihak berwenang Thailand akan terus menjaga mereka yang berada di wilayah Thailand sambil memantau perkembangan situasi dan kebutuhan di lapangan," kata Tanee.

Pernyataan kedua pejabat itu berbeda dengan keterangan kepala distrik Mae Sariang, Sangkhom Khadchiangsaen, yang mengatakan para pengungsi Myanmar yang masuk harus ditolak.

"Semua lembaga harus mengikuti kebijakan Dewan Keamanan Nasional yang mengharuskan kita memblokir mereka yang melarikan diri dan menjaga di sepanjang perbatasan," ujarnya.

Selain itu Sangkhom juga mengaku dilarang mengizinkan pejabat dari badan PBB yang menangani pengungsi, UNHCR, serta LSM dan organisasi internasional lain untuk berkomunikasi langsung dengan pengungsi Myanmar.

"Ini sama sekali dilarang," tuturnya.

Hal senada disampaikan Mark Farmaner, kepala kampanye Burma di Inggris, yang mengatakan ribuan orang dipaksa kembali ke kamp pengungsian Ee Thu Hta di wlayah Myanmar.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
1 hari lalu

Thailand hingga Singapura Perketat Pintu Masuk, Waspada Virus Nipah Jelang Imlek

Internasional
2 hari lalu

Heboh, Penumpang Pesawat Nekat Buka Pakaian

Internasional
3 hari lalu

Pemimpin Iran Khamenei Sebut Demo Rusuh Upaya Kudeta

Destinasi
4 hari lalu

Viral Film Lisa BLACKPINK Terciduk Ubah Tangerang Jadi Myanmar, Netizen Murka!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal