Thailand Gelar Pertemuan Informal Tingkat Menlu Hadirkan Junta Myanmar, Hanya Kamboja yang Hadir

Anton Suhartono
Thailand menggelar pertemuan informal para menlu negara Asia Tenggara, termasuk menghadirkan pejabat junta militer Myanmar (Foto: Reuters)

Kritikan muncul atas inisiatif Thailand menggelar pertemuan tersebut karena berarti memberikan legitimasi terhadap pemerintahan junta militer Myanmar. Selain itu insiatif tersebut dinilai tidak pantas karena di luar kesepakatan perdamaian yang dibuat ASEAN, Konsensus 5 Poin.

Ada pula yang mempertanyakan, mengapa Thailand baru menggelar pembicaraan sekarang, padahal negara itu diperkirakan akan memiliki pemerintahan baru pada Agustus mendatang. Partai-partai koalisi pro-militer kalah dalam pemilu pada 16 Mei oleh kelompok progresif dan populis.

Anggota ASEAN lainnya menolak undangan Thailand, termasuk Indonesia yang tahun memegang keketuaan. Singapura juga tak akan datang. Menlu Singapura Vivian Balakrishnan menegaskan terlalu dini untuk terlibat pembicaraan dengan junta militer, baik di tingkat menteri maupun pemimpin negara.

Pemerintah Vietnam juga menegaskan menlunya tidak akan hadir karena komitmen dengan kesepakatan dengan ASEAN.

Malaysia juga menyatakan tidak hadir, berdasarkan keterangan dari dua sumber pemeritnahan yang mengetahui masalah tersebut. 

Filipina belum menjawab pertanyaan hingga Minggu pagi. Namun posisi negara itu tegas berada di kubu yang mengisolasi para jenderal Myanmar.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Arab Saudi Terbitkan Paket Visa Elektronik untuk Pelancong Indonesia, Apa Itu?

57 tahun lalu

Pecah! Momen PM Malaysia Anwar Ibrahim Nyanyi, PM Thailand Charnvirakul Main Saksofon

57 tahun lalu

Prabowo Bertemu 3 Mantan PM Thailand di Danantara, Bahas Apa?

57 tahun lalu

Prabowo Resmikan BBM Baru B50: Indonesia Negara Pertama yang Menerapkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal