Thailand Gempur Kamboja sebagai Pembalasan atas Serangan Artileri ke Pangkalan Udara

Anton Suhartono
Ketegangan di perbatasan Thailand-Kamboja kembali meledak menjadi konflik terbuka (Foto: AP)

Kamboja Tuduh Thailand Memprovokasi

Di sisi lain, militer Kamboja balik menuduh Thailand memicu eskalasi. Dalam pernyataan resminya, Phnom Penh menyebut serangan udara Thailand merupakan kelanjutan dari “serangkaian tindakan provokatif selama berhari-hari” oleh pasukan Thailand di perbatasan.

“Perlu dicatat bahwa serangan ini terjadi setelah pasukan Thailand terlibat dalam berbagai tindakan provokatif,” bunyi pernyataan militer Kamboja.

Kedua negara bersikeras, pihak lawan yang lebih dulu menyerang, memperkeruh suasana dan mempersulit peluang deeskalasi.

Serangan terbaru ini sekaligus mengancam rumitnya proses gencatan senjata yang sebelumnya ditengahi oleh Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Pemimpin Thailand dan Kamboja meneken deklarasi damai di sela KTT ASEAN pada akhir Oktober.

Namun perkembangan terbaru menunjukkan, stabilitas di perbatasan masih rapuh. Serangan artileri ke pangkalan udara Thailand dan pembalasan lewat serangan udara menandakan gencatan senjata kini berada di ambang runtuh.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
7 hari lalu

Negara ASEAN Siap Bantu Padamkan Karhutla, Menko Polkam: Dipersilakan Saja

11 hari lalu

Ratu Thailand Bikin Heboh Lagi, Terbangkan Sendiri Pesawat Boeing 737-800 ke Jepang

11 hari lalu

Anggota Parlemen Malaysia Ajak ASEAN Bertindak Tegas ke Indonesia soal Karhutla

11 hari lalu

LPDB Koperasi Bawa Pengalaman Dana Bergulir Indonesia ke Forum Koperasi Pertanian ASEAN

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal