TikTok Bakal Dilarang di AS, Begini Komentar Pedas China 

Anton Suhartono
China mengecam pengesahan RUU yang bisa melarang TikTok beroperasi di Dewan Perwakilan Rakyat AS telah mengesahkan RUU yang bisa melarang TikTok beroperasi di negara itu (Foto: Reuters)

Wang sebelumnya mengatakan, bentuk intimidasi yang dilakukan AS dengan menggunakan cara ini bisa mengganggu tatanan perdagangan internasional yang pada akhirnya bisa menjadi bumerang.

“Upaya AS meningkatkan cara penanganan terhadap masalah ini membuat dunia melihat dengan jelas, apakah persaingan berbasis aturan yang dilakukan Amerika bermanfaat bagi dunia atau hanya menguntungkan diri  sendiri,” tuturnya.

Para anggota DPR AS menyuarakan kekhawatiran bahwa data pengguna TikTok di AS bisa dibocorkan ke pemerintah China.

Saat ini diperkirakan sekitar 170 juta orang pengguna TikTok di AS. Pengesahan RUU itu mendatangkan masalah bagi DPR. Para anggota dewan mengeluh kantor mereka diserang panggilan telepon dari para pengguna TikTok yang menentang RUU tersebut.

CEO TikTok Shou Zi Chew mengatakan, perusahaan tidak pernah membagikan atau mendapat permintaan untuk membagikan data pengguna AS kepada pemerintah.

"TikTok juga tidak akan memenuhi permintaan seperti itu jika ada," ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
43 menit lalu

Trump Sebut Board of Peace Lembaga Berpengaruh: Anggotanya Para Pemimpin Terhebat!

Nasional
3 jam lalu

Jeda Keraguan: Jalan Menghadapi Pabrik Realitas Buatan Deepfake

Internasional
6 jam lalu

Panas! Militer AS Dilaporkan Siap Serang Iran Akhir Pekan Ini

Nasional
8 jam lalu

Prabowo Saksikan Penandatanganan 11 MoU Pengusaha RI-AS Senilai Rp648 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal