Tim Ahli Mulai Selidiki Dugaan Penggunaan Senjata Kimia di Suriah

Anton Suhartono
Seorang bayi dirawat menggunakan tabung oksigen akibat paparan senjata kimia di Douma pada Januari lalu(Foto: AFP)

Soussan menegaskan, para ahli kimia akan diizinkan menyelidiki kasus ini tanpa dihambat.

"Kami akan memastikan mereka dapat bekerja secara profesional, obyektif, tidak memihak, dan bebas dari tekanan apa pun," katanya.

Dugaan penggunaan senjata kimia di Douma di antaranya dilaporkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) serta kelompok bersenjata Jaish Al Islam. WHO mendapat laporan adanya 500 pasien yang datang ke rumah sakit dan klinik-klinik dengan mengeluhkan gejala seperti keracunan bahan kimia.

Sementara itu, tokoh Jaish Al Islam mengatakan mereka terpaksa meneken kesepakatan dengan pasukan Assad untuk meninggalkan Douma, kota terakhir yang diduduki pemberontak di Ghouta Timur dalam 8 tahun terakhir, karena diserang menggunakan senjata kimia.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
17 hari lalu

Ngeri! Kecelakaan Maut Bus Kemendagri, 35 Orang Tewas

25 hari lalu

Iran Serang Pangkalan Militer AS di 6 Negara Arab, Hancurkan Radar hingga Pesawat Tanker

25 hari lalu

Ganas! Iran Gempur Markas Komando AS di Suriah, Klaim Bunuh Tentara dan Hancurkan Heli

26 hari lalu

Perang di Mana-Mana, Israel Kekurangan Tentara dan Tank Parah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal