JAKARTA, iNews.id - Harga minyak mentah dunia kembali melonjak pada Rabu (9/9/2026) setelah serangan terhadap fasilitas energi Arab Saudi. Hal ini memperkuat kekhawatiran konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali meningkat dalam beberapa hari terakhir.
Melansir CNBC International, kontrak berjangka minyak mentah jenis Brent untuk pengiriman November, yang menjadi patokan harga minyak global, naik 1,44 persen menjadi 99,36 dolar AS per barel.
Sementara itu, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Oktober naik 1,47 persen menjadi 94,50 dolar AS per barel.
Kementerian Energi Arab Saudi mengatakan aktivitas di sejumlah fasilitas energi dihentikan sementara setelah serangan yang dilakukan kelompok Houthi yang bersekutu dengan Iran dan berbasis di Yaman. Serangan itu melukai lebih dari 70 orang.
Layanan darurat masih bekerja untuk memadamkan kebakaran di lokasi dan menilai tingkat kerusakan yang terjadi, kata Kementerian Energi Arab Saudi, negara eksportir minyak terbesar di dunia.