Timur Tengah Kembali Memanas, Harga Minyak Dunia Nyaris Tembus 100 Dolar AS per Barel

Aditya Pratama
Harga minyak mentah Brent melonjak mendekati 100 dolar AS setelah serangan terhadap fasilitas energi Arab Saudi memicu kekhawatiran konflik Timur Tengah. (Foto: AP)

Juru bicara militer Houthi mengatakan, kelompok tersebut menyerang fasilitas Saudi Aramco di wilayah selatan Arab Saudi menggunakan drone dan rudal balistik.

Serangan tersebut terjadi setelah militer AS pada Sabtu (5/9/2026) menyerang tiga kapal tanker minyak Iran sebagai aksi balasan atas serangan rudal balistik Iran terhadap dua kapal perang Angkatan Laut AS.

Kementerian Luar Negeri Iran mengecam serangan terhadap kapal komersial tersebut sebagai "kejahatan perang" dan tindakan "perang ekonomi".

Serangkaian serangan balasan selama akhir pekan juga turut mendorong harga gas naik hingga mencapai rekor tertinggi.

Ketegangan antara Washington dan Teheran pun terus meningkat. Pihak Iran menegaskan setiap serangan terhadap pihaknya akan dibalas dengan aksi serupa.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
1 hari lalu

Perang AS-Iran Merembet ke Energi, Teheran Ancam Lumpuhkan Fasilitas Minyak AS

5 hari lalu

Tragis! 37 Orang Tewas saat Curi Minyak di Nigeria, Diduga Hirup Gas Beracun

5 hari lalu

43 Orang Tewas Keracunan Gas saat Jarah Minyak Bumi, Mayat Mengapung di Sungai

5 hari lalu

Trump Klaim Volume Minyak Lintasi Selat Hormuz kini Nyaris Samai Level Sebelum Perang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal