TKI di China Dikabarkan Meninggal karena Program Bayi Tabung

Nathania Riris Michico
Para TKI bersatu mendukung salah satu pekerja Indonesia yang disiksa oleh majikannya, di luar Pengadilan Distrik Wanchai di Hong Kong. (FOTO: REUTERS)

BEIJING, iNews.id - Seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Indramayu, Jawa Barat, dikabarkan meninggal di China karena suntik hormon dalam program bayi tabung. Serikat Buruh Imigran mendesak pemerintah menginvestigasi kebenaran kasus tersebut karena begitu banyak misteri yang menyelimuti.

Kabar meninggalnya Anita Musa (37), TKI asal Indramayu, Jawa Barat, pertama kali diunggah akun Facebook Vallene Ley Qunne. Anita dikabarkan meninggal dunia pada Jumat (25/1/2019) pagi karena suntik hormon untuk program bayi tabung di rumah sakit di Kota Guangzhou.

Namun, Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Indramayu, Juwarih, yang menelusuri kebenaran informasi ini mengatakan belum ada keterangan resmi dari otoritas berwenang. Sementara akun Facebook yang mengunggah kabar itu tidak mau membuka identitasnya.

"Dia tidak mau menyebutkan nama aslinya siapa. Cuma dia mengaku bahwa dia juga sesama pekerja imigran asal Indramayu yang bekerja di sana (China)," kata Juwarsih, kepada VOA, Kamis (31/1/2019).

SBMI mengirim tim advokasi dan bertemu dengan keluarga Anita Musa di Desa Gunungsari, Indramayu. Suami Anita, Caridi, juga mengaku sudah mendapatkan kabar tersebut.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
13 jam lalu

China Tiba-Tiba Tutup Wilayah Udara Lepas Pantai 40 Hari, Latihan Serang Taiwan?

Mobil
2 hari lalu

Tak Punya Peluang Kejar Mobil China, Honda Kembali ke Strategi Lama

Nasional
6 hari lalu

Batal ke Eropa, Wisatawan RI Geser Liburan ke China dan Jepang imbas Konflik di Timur Tengah

Nasional
11 hari lalu

Prabowo dan Menteri Keamanan China Bahas Peningkatan Kerja Sama Strategis Lewat BIN

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal