TKI di China Dikabarkan Meninggal karena Program Bayi Tabung

Nathania Riris Michico
Para TKI bersatu mendukung salah satu pekerja Indonesia yang disiksa oleh majikannya, di luar Pengadilan Distrik Wanchai di Hong Kong. (FOTO: REUTERS)

Misteri lain adalah mengapa Anita perlu menjalani perawatan untuk memiliki bayi tabung?

Kementerian Luar Negeri belum menjawab permintaan wawancara dari VOA. Namun berdasarkan komunikasi yang dilakukan SBMI dan Kemenlu, pemerintah mengatakan belum mendapatkan informasi resmi dari pihak berwenang di China.

"Sampai hari Senin (28/1/2019), pengakuan dari Kemenlu itu KBRI di Beijing atau KJRI di Guangzhou masih belum dapat keterangan dari kepolisian setempat,” jelas Juwarih, menceritakan komunikasinya dengan Direktorat Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemenlu.

Migrant Care, organisasi nirlaba yang mengadvokasi hak-hak pekerja imigran, mendesak pemerintah segera menginvestigasi kebenaran kasus tersebut. Kepala Penelitian Migrasi di lembaga ini, Anis Hidayah, mengatakan pemerintah perlu memastikan penyebab kematian korban.

"Untuk segera melakukan investigasi mendalam terkait meninggalnya korban, apakah meninggal karena program bayi tabung atau meninggal karena sakit," ujar Anis, ketika dihubungi VOA.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
2 hari lalu

Iran Terancam Sanksi Internasional, Rusia dan China: Tak Ada Dasar Hukumnya

2 hari lalu

Rusia-China Kalah Voting di DK PBB, Agenda Sanksi Iran Tetap Berlanjut

3 hari lalu

Virus Baru ALTNV Mematikan? Ini Jawabannya!

3 hari lalu

Debat di DK PBB! China-Rusia Bela Iran, Tolak Pemberlakuan Kembali Sanksi Internasional

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal