TKI di China Dikabarkan Meninggal karena Program Bayi Tabung

Nathania Riris Michico
Para TKI bersatu mendukung salah satu pekerja Indonesia yang disiksa oleh majikannya, di luar Pengadilan Distrik Wanchai di Hong Kong. (FOTO: REUTERS)

Jika kejadian itu benar, Anis mendorong pemerintah menyiapkan strategi khusus untuk memulangkan Anita, mengingat ada beberapa dokumen korban yang tidak lengkap.

"Melakukan pemulangan terhadap almarhumah. Karena hari ini (Senin, 28 Januari) diidentifikasi bahwa ada beberapa dokumen yang belum lengkap sehingga ini juga perlu perhatian pemerintah daerah yang merupakan asal daerah dari korban," tambahnya.

Kekerasan terhadap TKI atau buruh imigran Indonesia terus terjadi. Terdapat 4.860 kasus pada 2016 dan turun sedikit menjadi 4.475 kasus pada 2017. Meski total kekerasan turun, laporan kematian yang dialami TKI justru naik.

Pada 2016, terdapat 190 TKI yang meninggal dan pada 2017 naik menjadi 217 orang. Mayoritas kasus terjadi di Arab Saudi, Malaysia, dan Taiwan. Di Malaysia, ada dua kasus yang sedang menyita perhatian.

Pada akhir Desember 2018, seorang TKI asal Indramayu ditemukan tewas dibunuh di hotel di Singapura. Polisi menangkap kekasih TKI tersebut dan menetapkannya sebagai tersangka pembunuhan.

Kasusnya kini berjalan di pengadilan Singapura dan dipantau oleh pemerintah Indonesia.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
17 jam lalu

China Tiba-Tiba Tutup Wilayah Udara Lepas Pantai 40 Hari, Latihan Serang Taiwan?

Mobil
2 hari lalu

Tak Punya Peluang Kejar Mobil China, Honda Kembali ke Strategi Lama

Nasional
7 hari lalu

Batal ke Eropa, Wisatawan RI Geser Liburan ke China dan Jepang imbas Konflik di Timur Tengah

Nasional
11 hari lalu

Prabowo dan Menteri Keamanan China Bahas Peningkatan Kerja Sama Strategis Lewat BIN

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal