Tokoh Kristen dan Islam Kecam Rencana Serangan Masjid di Singapura oleh Remaja 16 Tahun

Anton Suhartono
Pemuka agama Kristen dan Islam Singapura mengecam rencana serangan dua masjid oleh remaja 16 tahun yang terinspirasi dari kejadian di Selandia Baru (Foto: The Straits Times)

"Kami terkejut dan tidak percaya ini bisa terjadi, terutama dilakukan seorang anak berusia 16 tahun. Apa pun yang telah direncanakan oleh remaja ini bertentangan dengan apa yang diajarkan Alkitab tentang cinta dan penerimaan," kata Lai, dikutip dari The Straits Times, Jumat (29/1/2021).

Sementara itu Nazirudin menyampaikan terima kasih kepada para pemimpin Kristen atas jaminan tidak ada orang Kristen yang ingin menyakiti atau punya niat buruk atau membenci muslim.

Para tokoh itu juga membahas berbagai langkah untuk memperdalam pemahaman antara komunitas Kristen dan Islam. Mereka sepakat perlunya membimbing kaum muda agar tidak terpengaruh ideologi ekstremis yang mudah ditemukan di internet.

"Remaja itu mungkin seorang Kristen Protestan, tapi kebencian dan permusuhannya yang mendalam terhadap Islam dan muslim, kemarahan serta kecenderungan berbuat kekerasan dan ekstrimisme, berasal dari (ideologi) sayap kanan yang diperoleh secara online," kata Nazirudin.

Remaja itu mempersiapkan rencana menyerang dua masjid sejak tahun lalu. Dia dijerat dengan Undang-Undang Keamanan Dalam Negeri (ISA) dan menjadi orang termuda yang ditahan di bawah aturan kontra-terorisme tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
4 hari lalu

Saudi Larang Fasilitas Umum termasuk Masjid Diberi Nama Raja dan Pemimpin Negara Lain

Megapolitan
8 hari lalu

Festival Kasih Nusantara 2025 Digelar Kemenag, Natal Bersama Jadi Simbol Harmoni

Nasional
9 hari lalu

Utusan Khusus Presiden Gandeng Kemenkop, Siapkan 12.000 Masjid Jadi Penggerak Ekonomi Umat

Internasional
12 hari lalu

Bom Meledak di Masjid saat Salat Jumat, 8 Orang Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal