Tokoh Kristen dan Islam Kecam Rencana Serangan Masjid di Singapura oleh Remaja 16 Tahun

Anton Suhartono
Pemuka agama Kristen dan Islam Singapura mengecam rencana serangan dua masjid oleh remaja 16 tahun yang terinspirasi dari kejadian di Selandia Baru (Foto: The Straits Times)

SINGAPURA, iNews.id - Para pemuka agama Kristen dan IslamSingapura mengecam rencana serangan dan pembunuhan jemaah masjid oleh seorang remaja 16 tahun. Dia berencana menyerang dua masjid di Singapura pada 15 Maret mendatang, terinspirasi dari kejadian serupa di Christchurch, Selandia Baru.

Pimpinan Dewan Nasional Gereja Singapura (NCCS) bertemu Mufti Nazirudin Mohd Nasir, otoritas tertinggi agama Islam di Singapura, dan Esa Masood, kepala eksekutif Dewan Agama Islam Singapura (MUIS), Kamis (28/1/2021).

Hadir pula Ketua Masjid Yusof Ishak dan Assyafaah, Menteri Kehakiman dan Dalam Negeri K Shanmugam, serta Menteri Negara Urusan Dalam Negeri dan Pembangunan Nasional Faishal Ibrahim.

Selain mengecam rencana serangan tersebut, mereka juga menegaskan rasa saling percaya dan pengertian antaragama. Remaja yang sudah ditahan polisi itu merupakan keturunan India pemeluk Protestan.

Pertemuan para pemuka agama digelar di Masjid Yusof Ishak, Woodlands, salah satu dari dua target serangan yang dibidik remaja yang masih duduk di bangku SMA itu. Satu masjid lainnya yang menjadi sasaran serangan adalah Assyafaah di Sembawang yang lokasinya tak berjauhan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
6 hari lalu

MK Sebut Tak Punya Ijazah Setara SMA, Gibran: Saya Kuliah sampai S1 di Singapura

17 hari lalu

Pria di Singapura Berusaha Bakar Masjid

24 hari lalu

iPhone 18 Pro dan 18 Pro Max Mulai Dijual di Malaysia dan Singapura Hari Ini

24 hari lalu

Dokter Bongkar Alasan Orang Indonesia Berobat Kanker di Singapura, Ternyata Karena Ini!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal