Tokoh Muslim Australia Boikot Undangan Perdana Menteri Scott Morrison

Anton Suhartono
Scott Morrison (Foto: AFP)

SYDNEY, iNews.id - Para pemimpin muslim Australia akan memboikot pertemuan dengan Perdana Menteri Scott Morrison. Mereka kecewa dengan pernyataan Morrison bahwa para imam harus melakukan hal lebih demi menangkal serangan teror di Australia.

Morrison menyebut masyarakat muslim di Australia punya tanggung jawab khusus untuk menangkal radikalisme serta ideologi ekstrimis Islam yang berbahaya menyusul serangan di Melbourne yang menewaskan dua orang, termasuk pelaku.

"Mereka harus proaktif dan mereka harus waspada," kata Morrison, seraya menambahkan akan berdiskusi dengan para pemimpin umat Islam pekan ini.

Imam Besar Ibrahim Abu Mohamed dan beberapa tokoh Islam lain menolak menghadiri undangan tersebut. Penolakan itu disampaikan dalam surat yang diberikan kepada Morrison, Rabu (21/11/2018).

Dalam surat tersebut para imam mengungkapkan keprihatinan dan kekecewaan mereka terhadap komentar Morrison dan menteri lain yang menyimpulkan bahwa masyarakat kolektif dipersalahkan atas tindakan kriminal yang dilakukan perorangan. Apalagi, mereka dituntut berbuat lebih banyak untuk mencegah tindakan kekerasan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
17 hari lalu

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Diperberat: Golongkan sebagai Terorisme Ekologi

1 bulan lalu

BNPT Sebut Aksi KKB Papua Bukan Tindak Pidana Terorisme, Ini Alasannya

2 bulan lalu

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Ciamis, Aktif Sebarkan Materi Radikalisme

3 bulan lalu

Densus 88 Pastikan Teror Bom ke SD di Jaksel Belum Penuhi Unsur Terorisme

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal