Tolak Dikirim Perang, Ratusan Yahudi Ultra-Ortodoks Serbu Rumah Kepala Polisi Militer Israel

Anton Suhartono
Ratusan pemuda Yahudi ultra-Ortodoks menyerbu rumah kepala polisi militer Israel, menolak wajib militer (Foto: Anadolu)

Puncaknya pada 2024, Mahkamah Agung memutus pemerintah harus menerapkan wajib militer bagi pria ultra-Ortodoks.

Masalahnya, pemerintahan Netanyahu bergantung pada partai-partai dari kelompok ultra-Ortodoks. Menyetujui putusan itu berarti dia harus merelakan hilangnya dukungan di pemerintah.

Dengan putusan terbaru pada Minggu, pengadilan memerintahkan penghapusan subsidi kepada kelompok ultra-Ortodoks. Mereka sebelumnya mendapat fasilitas berupa tarif lebih rendah untuk pajak, transportasi umum, serta perawatan anak.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
16 jam lalu

Israel Tewaskan 7 Orang di Lebanon Selatan, Hancurkan Biara Katolik

Internasional
2 hari lalu

Trump Umumkan Perang Lawan Iran Berakhir, USS Gerald R Ford Ditarik dari Timur Tengah

Internasional
1 hari lalu

Drone Serat Optik Hizbullah Jadi Mimpi Buruk bagi Pasukan Israel di Lebanon

Internasional
2 hari lalu

Iran Ungkap Skenario Serangan jika Perang Melawan AS-Israel Berlanjut

Internasional
2 hari lalu

Setelah Patung Yesus, Pasukan Israel Rusak Sekolah Kristen di Lebanon

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal