Tolak Dikirim Perang, Ratusan Yahudi Ultra-Ortodoks Serbu Rumah Kepala Polisi Militer Israel

Anton Suhartono
Ratusan pemuda Yahudi ultra-Ortodoks menyerbu rumah kepala polisi militer Israel, menolak wajib militer (Foto: Anadolu)

Video yang beredar di media sosial menunjukkan puluhan pria berteriak, sementara Yamin berada di dalam rumah bersama keluarganya.

Menteri Pertahanan Israel Katz juga mengecam pembobolan rumah Yamin saat anggota keluarganya berada di lokasi.

Dia menegaskan setiap upaya untuk melukai personel keamanan sudah di luar batas.

Mulanya, kelompok ultra-Ortodoks yang mengikuti studi keagamaan dikecualikan dari wajib militer. Aturan ini sudah berlaku sejak berdirinya negara Israel pada 1948.

Namun, Mahkamah Agung berulang kali menantang pengecualian tersebut sejak beberapa tahun terakhir, seiring dengan meningkatnya konflik Israel dengan negara di kawasan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Hamas Siap Lucuti Senjata, Syaratnya Israel Harus Tarik Pasukan dari Jalur Gaza

1 hari lalu

Netanyahu Berubah Drastis Lebih Hati-Hati Bicara dengan Trump, Ada Apa?

3 hari lalu

Survei: Publik AS Makin Benci Israel, Netanyahu Jadi Sorotan Utama

3 hari lalu

Netanyahu Ngotot ke New York meski Diancam Akan Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal