Tolak Permintaan Trump Ampuni Netanyahu, Presiden Israel: Kami Negara Berdaulat

Anton Suhartono
Isaac Herzog merespons pernyataan Donald Trump yang mengkritiknya karena tidak memberikan pengampunan kepada Benjamin Netanyahu (Foto: AP)

TEL AVIV, iNews.id - Presiden IsraelIsaac Herzog merespons pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang mengkritiknya karena tidak memberikan pengampunan kepada Perdana Menteri Benjamin Netanyahu terkait kasus korupsi.

Herzog menegaskan Israel adalah negara berdaulat yang diatur oleh supremasi hukum, tak bisa diintervensi asing.

“Biar jelas, seperti telah disampaikan berulang kali, permintaan Perdana Menteri (Netanyahu), sesuai dengan prosedur, sedang ditinjau di Kementerian Kehakiman untuk mendapat nasihat hukum,” bunyi pernyataan kantor presiden, seperti dikutip dari Anadolu, Jumat (13/2/2026).

Setelah peninjaun hukum keluar, Herzog akan menentukan, apakah menerima atau menolak pengampunan Netanyahu yang duduk di kursi pesakitan sejak 2019.

“Setelah proses tersebut selesai, Presiden Herzog akan mempertimbangkan permintaan tersebut sesuai aturan hukum, kepentingan terbaik negara Israel, dipandu oleh hati nurani, dan tanpa pengaruh dari tekanan eksternal atau internal apa pun,” demikian isi pernyataan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
21 jam lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.899 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

22 jam lalu

Apa Saja Tugas 'Pasukan Khusus AI' Bentukan Trump?

23 jam lalu

Trump Desak Warga AS Terima Lonjakan Harga Dampak Perang Iran

1 hari lalu

Pejabat Israel Sebut Iran Mungkin Serang Negaranya untuk Ganggu Pemilu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal