Tradisi Chhaupadi, Mengasingkan Perempuan Haid ke Gubuk karena Dianggap Bawa Sial

Anton Suhartono
Tradisi chhaupadi masih dipraktikkan sebagian masyarakat Nepal (Foto: Reuters)

KATHMANDU, iNews.id - Sebagian masyarakat perdesaan di Nepal masih mempraktikkan tradisi chhaupadi yakni mengasingkan perempuanhaid atau usai melahirkan karena tidak suci. Mereka ditempatkan di gubuk atau gudang dan dibolehkan pulang setelah tak mengeluarkan darah lagi.

Penduduk berkeyakinan, jika perempuan haid tak diasingkan bisa membawa nasib buruk bagi keluarga, termasuk gangguan kesehatan.

Namun pada praktiknya, seringkali perempuan yang diasingkan tak dibekali makan dan minum memadai. Bukan hanya itu, mereka tak mendapat fasilitas yang menunjang, seperti untuk bersih-bersih dan mencuci. Kondisi itu membuat para perempuan justru semakin dekat dengan penyakit.

Ditambah lagi Nepal dikenal dengan cuaca dingin, sehingga mereka yang menjalani tradisi ini harus menghidupkan api di dalam ruangan. Dalam beberapa kasus, para perempuan menghirup asap hingga mati lemas bahkan terbakar. Kasus lain mengungkap ada yang diserang hewan.

Karena banyak dampak negatifnya, Pemerintah Nepal melarang praktik chhaupadi sejak 2005. Meski demikian masih ada yang melakukannya, terutama di daerah terpencil.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 hari lalu

Mitos Keramas saat Haid Bikin Menstruasi Berhenti, Ini Penjelasan Dokter

4 hari lalu

Terungkap, Ini Alasan Pria Tendang Perempuan di Senayan City hingga Tersungkur

4 hari lalu

Jenderal Listyo Sigit: Suatu Hari Perempuan Bisa Menjadi Kapolri

5 hari lalu

Pria Tendang Perempuan di Senayan City Jadi Tersangka, Dijerat Pasal Penganiayaan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal