Tragis! Bocah di Ukraina Tewas Dehidrasi, 8 Hari Tanpa Makanan dan Air 

Umaya Khusniah
Anak di Ukraina ditemukan tewas dehidrasi setelah beberapa hari hidup sendiri. (Foto: The Sun)

Sebelumnya, Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky juga mengumumkan kematian Tanya dalam pidato video kepada rakyatnya.

"Pada 2022, karena dehidrasi," katanya. 

Dia membandingkan krisis kemanusiaan yang dipicu oleh serangan Rusia di Ukraina dengan yang diciptakan oleh invasi Nazi selama Perang Dunia Kedua.

Hingga kini, kematian anak itu belum dikonfirmasi secara independen. Masih ada ketidakpastian mengenai usia dan penyebab pasti kematiannya.

Sebuah pernyataan Telegram yang diposting atas nama Wali Kota Mariupol, Vadim Boichenko mengatakan, Tanya baru berusia enam tahun. Dia meninggal karena dehidrasi setelah terjebak di bawah rumah yang hancur.

Akun tersebut mengklaim penyelamat menemukannya delapan hari setelah penembakan. 

Wali Kota Boichenko mengatakan, bocah itu tidak memiliki air, pemanas, listrik, atau koneksi seluler. Dia juga menuduh pasukan Rusia memblokir evakuasi dan pengiriman kemanusiaan di dalam dan luar kota.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
7 jam lalu

Warga Rusia Ditangkap karena Rekam Demo di Wamena, Imigrasi: Tak Sesuai Visa Wisata

18 jam lalu

Viral Pria 32 Tahun Hobi Lari tapi Alami Gagal Ginjal, Penyebabnya Mengejutkan!

24 jam lalu

Rusia Gandeng RI Kerja Sama Sektor Industri, Jajaki Teknologi Drone hingga Robot Bawah Air

3 hari lalu

Bocah 7 Tahun Ditinggal Ayah di Ketinggian 2.000 Mdpl Gunung Fuji, cuma Dibekali Camilan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal