Trump Akhirnya Bilang Akan Turunkan Tarif untuk China, Menyerah?

Anton Suhartono
Donald Trump mengakui tarif sebesar 145 persen yang dijatuhkan terhadap produk China terlalu tinggi (Foto: AP)

Sebelumnya Gedung Putih bahkan mengancam akan menerapkan tarif baru sebesar 245 persen terhadap China, menambah sengit perang tarif kedua negara. Langkah itu akan diambil karena China terus membalas tarif baru yang diterapkan AS.

China membalas tidak hanya dengan memberlakukan tarif masuk untuk produk, saat ini 125 persen, tapi juga membatasi ekspor mineral langka yang sangat dibutuhkan oleh industri strategis AS, termasuk militer.

Dalam pembalasan lain, pemerintah China dilaporkan memerintahkan maskapai-maskapainya untuk menolak pengiriman pesawat Boeing. Sejauh ini pemerintah China belum menginfirmasi kabar yang pertama kali diangkat media AS itu.

Pekan lalu maskapai Xiamen Airlines menolak pengiriman Boeing 737 Max. Pesawat itu harus putar balik setelah menempuh penerbangan 8.000 km dari kantor Boeing di Seattle ke Xiamen. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
58 menit lalu

Mundur, Menteri Angkatan Darat AS Ngeluh Menhan Hegseth Gemar Pecati Para Jenderal

2 jam lalu

Menteri Angkatan Darat AS Dan Driscoll Mundur gegara Cekcok dengan Menhan Hegseth

3 jam lalu

Trump Murka Pangkalan AS Digempur Habis-habisan Iran, Ancam Serang Lebih Dahsyat

4 jam lalu

Neraca Dagang RI Juli 2026 Surplus 0,12 Miliar Dolar AS, China Jadi Sumber Defisit Terbesar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal