Diaz-Canel menegaskan setiap agresor akan dilawan oleh tekad rakyat Kuba demi mempertahankan kedaulatan dan kemerdekaan.
Trump pekan lalu juga menandatangani instruksi presiden, melarang lembaga keuangan asing mana pun melakukan transaksi atas nama individu serta perusahaan Kuba yang telah dijatuhi sanksi AS.
Mengomentari sanksi tersebut, Diaz-Canel menegaskan hal itu menunjukkan bahwa pemerintah AS miskin moral. Dia mencatat, pengetatan embargo menyebabkan kerusakan signifikan akibat perilaku intimidtif serta arogan yang dilakukan oleh kekuatan militer terbesar di dunia.
Trump juga meneken instruksi presiden yang mengizinkan tarif impor negara-negara pemasok minyak ke Kuba serta mengumumkan keadaan darurat karena dugaan ancaman Kuba terhadap keamanan nasional AS.
Pemerintah Kuba menyebut AS sengaja memberlakukan embargo energi untuk menghambat ekonomi negaranya serta untuk menciptakan kondisi kehidupan tidak layak bagi rakyatnya.