Trump Ancam Bom Iran, Rusia: Dunia Sudah Bosan dengan Ancaman AS

Anton Suhartono
Maria Zakharova mengatakan dunia mulai lelah dengan ancaman AS kepada Iran yang tak berujung (Foto: AP)

Sejak itu, AS kembali menjatuhkan sanksi yang memukul perekonomian Iran. Sebagai bentuk protes, Iran keluar dari komitmen JCPOA dengan meningkatkan pengayaan uranium. Keputusan Iran itu dipandang sebagai upaya untuk membuat bom nuklir.

"Iran tidak bisa bertanggung jawab atas konsekuensi tindakan ilegal mereka (AS cs) yang, secara picik dan perkiraan yang salah, merusak perjanjian," kata Zakharova.

Rusia, lanjut Zakharova, menginginkan solusi negosiasi yang efektif guna mengurangi kecurigaan Barat tentang program pengayaan uranium Iran. Selain itu negosiasi juga bisa memulihkan kepercayaan terhadap Iran.

Program nuklir Iran yang dimulai pada 1950-an dengan dukungan dari AS yang saat itu menjadi sekutu, telah lama menjadi subjek pertikaian, termasuk melibatkan Israel.

AS, Israel, dan beberapa negara besar Eropa mengatakan Iran secara diam-diam berusaha mengembangkan senjata nuklir. Pernyataan itu berkali-kali dibantah Iran.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump: Komunisme, Ancaman Terbesar bagi AS

57 tahun lalu

Serangan Pembalasan Iran ke Pangkalan Militer AS Makan Korban, 1 Warga Qatar Tewas

57 tahun lalu

Putin: Ukraina Minta Serangan ke Wilayah Lebih Dalam Dihentikan

57 tahun lalu

Duh, AS-Iran Saling Serang Lagi Gara-Gara Salah Menafsirkan MoU Perjanjian Damai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal