Trump Ancam Iran Lagi: Kami Akan Serang Lebih Keras!

Anton Suhartono
Donald Trump mengancam akan menyerang Iran kembali jika tak bisa mengendalikan kelompok Hizbullah, Lebanon (Foto: AP)

Serangan brutal Israel tersebut direspons Iran dengan kembali menutup Selat Hormuz, Minggu (21/6/2026). Iran menganggap AS dan Israel telah melanggar nota kesepahaman (MoU) perjanjian gencatan senjata yang baru ditandatangani Trump dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada Rabu lalu.

Dalam kesempatan terpisah, yakni wawancara dengan stasiun televisi Fox News, Trump berbicara dengan warga Iran seraya memperingatkan, jika Selat Hormuz terus ditutup maka tak akan ada lagi negara Iran.

"Kalian bahkan tidak akan bisa kembali ke negara kalian," ujarnya.

Trump melanjutkan, AS  mungkin akan mengambil alih jalur perairan penting bagi pasokan energi dunia itu jika perlu.

AS, kata Trump, bisa menjadi malaikat pelindung Selat Hormuz seraya merebut 20 persen minyak yang dihasilkannya.

"Jika mereka tidak membuat kesepakatan, kami akan memungut biaya," kata Trump.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Wapres AS JD Vance Sebut Ada Kemajuan Besar dalam Perundingan dengan Iran

57 tahun lalu

Said Iqbal Ungkap Ribuan Pekerja di Jabar hingga Jatim Terancam PHK, Ada Apa?

57 tahun lalu

Panas! Iran Kembali Tutup Selat Hormuz

57 tahun lalu

Israel Acuhkan AS Lagi, Bombardir Lebanon Tewaskan 5 Orang Usai Pengumuman Gencatan Senjata

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal