Trump Ancam Jatuhkan Sanksi Lebih Parah jika Iran Tak Redam Agresi di Timur Tengah

Nathania Riris Michico
Presiden AS Donald Trump saat berpidato di Sidang Umum PBB. (FOTO: JOHANNES EISELE/AFP/Getty Images)

NEW YORK, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam akan meningkatkan sanksi terhadap Iran, jika sikap Republik Islam itu tak berubah. Trump memperingatkan Iran harus menghentikan pergerakan fanatik dan agresi mereka di Timur Tengah jika tak ingin dijatuhi sanksi lebih keras.

"Berharap untuk membebaskan diri dari sanksi, (tapi) rezim meningkatkan agresi yang keras dan tidak diprovokasi," kata Trump, saat berpidato di hadapan Majelis Umum PBB di New York, seperti dilaporkan AFP, Rabu (25/9/2019).

"Selama perilaku mengancam Iran berlanjut, sanksi tidak akan dicabut, mereka (sanksi) akan diperketat."

Kabar bahwa kedua pemimpin yang juga musuh bebuyutan itu mencuat di sela-sela pertemuan PBB itu mencuat. Namun hingga kini belum ada kepastian apakan Trump dan Rouhani akan bertemu.

Sebelumnya, Presiden Hassan Rouhani mengatakan Trump harus memulihkan kepercayaan Iran, sebelum mereka bertemu. Hal itu dia sampaikan kepada Fox News, di sela-sela pertemuan Sidang Majelis Umum PBB, Selasa (24/9/2019).

"Kita harus menciptakan rasa saling percaya," kata Rouhani.

"Jika pemerintah Amerika Serikat mau berbicara, mereka harus menciptakan kondisi yang diperlukan," tandasnya.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
11 jam lalu

Pascapemilu Sela AS, Donald Trump Isyaratkan Serangan Susulan ke Iran

16 jam lalu

Trump Ancam Serang Iran Lagi: Anda Akan Segera Tahu!

18 jam lalu

Trump Enggan Pecat Menhan Hegseth meski Partai Republik Kalah Pemilu AS

19 jam lalu

Dituduh Biang Kerok Kekalahan Republik di Pemilu terkait Perang Iran, Nasib Menhan AS di Ujung Tanduk

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal